Untukmu sayang yang sangat ibu rindukan,
Untukmu sayang yang ingin kulihat, kupeluk, dan kucium...
Untukmu sayang yang selama ini ibu tunggu...
Saat ini, ibu yakin kamu sedang berjuang, ibu dan ayah jg sedang berjuang untuk bisa bersamamu...
Sayang u anak yang baik, u anak yg kuat, u jg dekat dengan Allah....baik2 ya sayang...
Ibu janji, janji sayang akan menjagamu dengan baik, tidak akan egois .....ibu janji...
Nak u anak yang baik, ibu dan ayah sangat menyayangi u sejak belum ada, sekarang u ada di rahim ibu, dan untuk nanti ibu dan ayah sangat menyayangi mu...
U anak yang kuat, mari sama-sama berjuang ya nak....bagian dari mimpi kami adalah ingin anak yg sholeh, sayang ibu dan ayah ingin sekali bisa jadi Hafiz Al-Quran biar bs tetep dekat dengan Allah. Sayang ijinkan ibu dan ayah menyayangi mu ya nak....ibu ingin sekali bisa bisa bersamamu....melihatmu .
Ya Allah kuatkan kami, lindungi kami dan ijinkan kami bersama...Engkau maha segalanya. ..hamba yakin akan semua kuasamu....kuatkan kami, berikan kesabaran dan hati yg tetap bersamaMu.
DifficultMI But Easy
Minggu, 26 Februari 2017
seorang yang memiliki MIMPI dan SEMANGAT besar untuk memaksimalkan keberadaannya di dunia ini dengan sebaik-baiknya. mengajar dan juga belajar adalah hal yang saat ini sedang dilakukan,
semoga bisa menjadi Guru yang profesional, yang membawa perubahan bagi lingkungannya.
karena perubahan yang bermanfaat bagi orang lain akan kekal abadi.
Jumat, 08 April 2016
ingin tak merasa
hati entah dari apa engkau terbuat, tidak berwujud namun begitu peka dalam merasakan
hati mengapa engkau harus sesedih ini seperti tidak bertuan dalam merasakan sesuatu hal, tidakkah bisa kau kendalikan, seimbangkanlah dengan logika berfikir....
hati jika terus seperti ini terus, q bisa gila..karena terus merasa tanpa bisa berfikir...
hati q mohon jangan terlalu dalam, dalam merasakan, hidup ini tidak hanya tentang kamu dan keinginanmu, jadi jika ada yang tidak sesuai tolonglah bisa diajak untuk bertoleransi...
hati u tau sudah sangat menyakitkan diri bahkan mungkin orang yang berada di sekitarmu...
hati jika memang sudah tidak bisa dikendalikan go...go..go..
hati mengapa engkau harus sesedih ini seperti tidak bertuan dalam merasakan sesuatu hal, tidakkah bisa kau kendalikan, seimbangkanlah dengan logika berfikir....
hati jika terus seperti ini terus, q bisa gila..karena terus merasa tanpa bisa berfikir...
hati q mohon jangan terlalu dalam, dalam merasakan, hidup ini tidak hanya tentang kamu dan keinginanmu, jadi jika ada yang tidak sesuai tolonglah bisa diajak untuk bertoleransi...
hati u tau sudah sangat menyakitkan diri bahkan mungkin orang yang berada di sekitarmu...
hati jika memang sudah tidak bisa dikendalikan go...go..go..
![]() |
| ingin tak merasa |
seorang yang memiliki MIMPI dan SEMANGAT besar untuk memaksimalkan keberadaannya di dunia ini dengan sebaik-baiknya. mengajar dan juga belajar adalah hal yang saat ini sedang dilakukan,
semoga bisa menjadi Guru yang profesional, yang membawa perubahan bagi lingkungannya.
karena perubahan yang bermanfaat bagi orang lain akan kekal abadi.
Selasa, 23 Desember 2014
Berenanglah sampai kaki mau patah
Ketika saya kecil ibu saya selalu berkata,
"orang-orang yang memperhatikan hal kecil akan juga peduli dengan hal-hal
besar dan sebaliknya, orang yang luput dengan hal-hal kecil, akan semakin lalai
dengan sesuatu yang lebih besar". Sebuah pelajaran sederhana yang tentu
sangat susah diambil hikmahnya. Sama dengan bagaimana kita mempola hidup dan
membuat dampak yang jauh lebih besar. Dalam berjalan di arena kampuspun sy
berusaha tidak melalaikan hal-hal kecil.mari kita mulai dari kisah seorang
aktifis, Mengapa ? dengan sebuah kalimat
yang pernah diucapkan oleh teman saya "ternyata aktivis itu nggak bisa
lepas dari aktivitas-aktivitas seperti itu ya ?" pernyataan itu
terlontar kepada saya tepat setelah sekarang bukan siapa2, dan pada kesempatan
ini saya jawab, "why ? siapa yang bangga disebut mantan aktivis
?".
Kebanyakan dari aktivis kampus sangat gahar ketika masih di Universitas,
namun perlahan memudar ketika mengenal dunia nyata, mulai mengambang dalam
mengenali siapa dirinya dan langkah kelajutan apa yang akan dia ambil, dari
100% pelaku, tidak lebih dari 30% yang konsisten dengan pilihannya. Bisa jadi
karena tuntutan zaman atau tidak terfasilitasi untuk menjadi diri
sendiri. Pada realitanya tidak ada yang biasa memfasilitasi impian2 kita
dengan mudah, pada realitanya mmasih banyak yang berusaha menggadaikan
idealismenya, pada realitanya tidak semua teori dapat diterima dengan baik.
Saya punya
sekelompok saudara , 'yang sampai kapanpun akan tetap menjadi saudara', kami
sama-sama bermimpi pada forum-forum yang hidup hingga pagi. Tentang masa depan,
bukan masa depan sederhana, masa depan Lampung, masa depan Indonesia, dan masa
depan Dunia. Bak pembuat kebijakan atau think thank Bank Dunia yang memiliki
kendali besar kami semangat berdiskusi, belajar merumuskan hal-hal besar,
bersama di masa muda, kami menari-nari di bumi impian.
Teringat saudara saya, "mi sudah benar-benar move on
dari........" , jawabannya tidak ! saya merindukan semuanya,
sangat ! dua tahun ini BIO14 menjadi lilin untuk saya menemukan kembali
puing-puing mimpi saya, memberi sedikit penerangan ditengah kegelapan.
Saat-saat dimana saya dipaksa berenang dilautan bebas, nyaris tenggelam oleh
konflik, nyaris bingung hendak kemana dan bagaimana. Hingga kini saya bersykur
atas apa adanya diri saya. Menyusun kembali mimpi agar semua angan ini tidak
pudar dihantam ombak.
Tentang sebuah kerinduan akan mimpi yang kita semua pernah bicarakan hingga
pagi, mungkin kini sebagian kita telah berserakan di dunia kerja, di dunia
lain, namun kerinduan bernama ukhuwah tidak akan pernah bisa dikhianati.
Mimpi-mimpi besar itu tak akan kita biarkan pudar begitu saja bukan ?
kegalauan, ketakuatan, rintangan, itulah yang saya rasakan, namun bersama kita
pernah menaklukkan rasa kantuk, mungkin bersama juga kita bisa melawan kejamnya
dunia dan menjaga mimpi-mimpi ini tetap hidup.
Kita tak punya
kekuatan untuk mengingkari takdir yang Maha Kuasa, tak punya sedikitpun bocoran
bahwa saya, kamu dia, kita atau mereka akan konsisten, namun kita juga tidak
punya alasan untuk tidak mencoba, mengeratkan kembali impian bersama, mengambil
langkah, saling menguatkan dan memulai dengan sesuatu yang sederhana. Mulai
untuk berenang mengarungi dunia nyata, mengenggam impian, terus berenang, berenang
dan berenang, hingga kaki terasa mau patah ! break a leg !
seorang yang memiliki MIMPI dan SEMANGAT besar untuk memaksimalkan keberadaannya di dunia ini dengan sebaik-baiknya. mengajar dan juga belajar adalah hal yang saat ini sedang dilakukan,
semoga bisa menjadi Guru yang profesional, yang membawa perubahan bagi lingkungannya.
karena perubahan yang bermanfaat bagi orang lain akan kekal abadi.
Asyiknya Menjadi Guru
Guru bukanlah profesi, menjadi guru adalah pilihan hidup. Sebuah
pilihan yang tidak hanya mempengaruhi hidup seorang guru saja namun juga
puluhan dan ratusan anak-anak. Meskipun ini adalah cita-citaku sejak kecil
namun aku juga punya mimpi lain yang ingin aku wujudkan.
Tak usah meratapi apa yang telah terjadi karena kini aku
bersyukur menjadi seorang pendidik. Mungkin secara finansial aku tak seperti
teman-temanku yang lain tapi aku memiliki segudang cerita dan kenangan indah
bersama anak-anakku.
Menjadi guru SMP yang notabene siswanya merupakan remaja yang
tengah mencari jati diri bukan hal yang mudah. Memang secara pemikiran mereka
lebih mudah untuk menerima pelajaran namun secara psikis mereka adalah pribadi
yang rapuh.
Meskipun aku mengampu mata pelajaran eksak yang notabene serius
namun aku mencoba mendalami sisi psikologis mereka. Aku tak mau hanya mengajar
namun aku juga ingin mendidik. Tak muluk, keinginanku hanya ingin berkontribusi
secara positif kepada mereka. Aku ingin membantu mereka menemukan jati diri
yang baik, jati diri yang mampu membuat mereka menjadi seorang yang sukses di
masa depan.
Aku memang belum lama berkecimpung di dunia ini dan tak banyak
pengalaman yang aku punya namun aku selalu berusaha untuk menjadi lebih baik
meskipun masih banyak kekurangan. Aku tahu aku bukanlah guru yang pandai dan
baik, aku masih sering kesulitan menjelaskan, aku juga masih sering
marah-marah, kesal, dan bete ketika mengajar namun aku selalu berusaha memperbaiki
itu.
Satu prinsiku, seberat apapun masalah yang kita hadapi, sehancur
apapun perasan kita, atau segalau apapun hati kita, tapi aku tak pernah mau
menunjukkan ke mereka atau hanya memberi mereka tugas saja demi menghindari
tugasku untu mengajar. Pantang sekali bagiku untuk melakukan itu. Aku memang
sering marah-marah dan aku bukanlah orang yang sabar namun aku tak pernah ingin
memarahi mereka tanpa alasan atau hanya karena masalah pribadi. Kalaupun aku
marah-marah itu lebih karena aku menyayangi mereka. Aku ingin mereka sadar dan
segera mengubah sifat buruk mereka. Sebenci-bencinya aku dengan seorang murid
pantang bagiku untuk tidak memperhatikannya.
Di sela-sela waktu mengajar yang kadang terasa berat buat
mereka, aku selalu menyisipkan cerita inspiratif, motivasi, dan nasehat buat
mereka agar mereka lebih baik. Karena aku ingin mereka tak hanya pintar secara
otak tapi pintar secara akhlak. Aku pun mencoba untuk bersikap tegas dan
disiplin sehingga kadang mereka sebel denganku namun itu aku lakukan demi kebaikan
mereka.
Sudah dua angkatan aku mengajar, banyak kisah indah dan sedih
yang aku lewati. Ah seandainya aku bisa memilih, aku ingin mengajar mereka
selamanya. Aku ingin melihat mereka tumbuh menjadi pribadi yang sukses. Senang
hatiku ketika mereka menyapaku dan mencium tanganku. Hal sepele yang kadang
mereka lupakan tapi begitu berharga bagiku.
Begitu bangga jika melihat muridku yang dulu bandel sekarang
mulai terarah namun begitu sedih hatiku jika mereka yang dulu aku bina
mati-matian namun sekarang berubah kembali menjadi nakal. Rasanya aku ingin
menarik mereka dan aku ingin mengajarinya lagi.
Dulu seoang anak Les pernah berkata kepadaku bahwa gara-gara
aku, dia sekarang bisa dan suka Biologi dan dia berharap aku menjadi gurunya
nanti. Ada juga anak yang mengatakan aku membawa aura positif dalam kelas. Malu
rasanya jika mengingat hal itu namun aku bangga dan itu sebagai motivasiku
dalam mengajar lebih baik lagi.
Tidak hanya itu, setiap pembelajaran akhir semester pasti aku
selalu mengadakan evaluasi, banyak catatan dari merekan, diantaranya : ibu itu
terlalu lebay saat mengajar, ibu disiplin tapi juga galak jadi Deg-degan saat
ibu mengajar, Suara ibu terlalu lembut dan merdu hingga membuat saya mengantuk,
Ibu suka modar-mandir saat mengajar sehingga membuat saya bingung, ibu tidak
mau melepas sepatu saat mengajar, ibu sangat peduli kepada kami, ibu mengajar
tidak membosankan, ibu selalu terlihat rapi dan cantik, ibu bisaa membuat kami
tertawa lepas, ibu selalu memotivasi dengan kata-kata yang baik, ibu mengajar
dengan bermain, kami suka saat kita chiken dance. Dan sekarang saya sangat
senang membaca catatan-catatan kecil yang kalian berikan. Jika saya mengajar
terlalu menggunakan jiwa sampai terkadang jadi terlalu berlebiahan
memperlakukan kalian.
seorang yang memiliki MIMPI dan SEMANGAT besar untuk memaksimalkan keberadaannya di dunia ini dengan sebaik-baiknya. mengajar dan juga belajar adalah hal yang saat ini sedang dilakukan,
semoga bisa menjadi Guru yang profesional, yang membawa perubahan bagi lingkungannya.
karena perubahan yang bermanfaat bagi orang lain akan kekal abadi.
Selagi Ayah masih ada
Ayahku:Engkau jualah Pahlawan Hatiku.
Pengorbanan Seorang AyahLagu Ebiet berjudul ”Ayah” mungkin bias mengingatkan seseorang akan kebesaran seorang ayah. Ya, pengorbanan besar seorang ayah tidak bisa dilupakan sepanjang masa.
Tapi biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya akan merasa kangen sekali dengan mamanya. Lalu bagaimana dengan papa?
![]() |
| ayah saat aku menangis, kau begitu memperdulikanku |
Mungkin karena ibuk lebih sering menelepon untuk menanyakan kepadamu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Bapak-lah yang mengingatkan Ibuk untuk menelponmu? Dulu sewaktu kamu kecil, Ibuk yang lebih sering mengajakmu bercerita, tapi tahukah kamu bahwa sepulang papa bekerja dan dengan wajah lelah Bapak selalu menanyakan pada ibuk tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Saat masih kecil papa biasa mengajari naik sepeda. Setelah mengganggapmu bisa, Bapak akan melepaskan roda bantu di sepedamu. Kemudian mama bilang: Jangan dilepas dulu roda bantunya. Ibuk takut adik terjatuh dan terluka. Tapi sadarkah bahwa papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu ”kamu pasti bisa”.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, mama menatapmu iba, tetapi Bapak akan mengatakan dengan tegas: Besok ya, Bapak belikan. Tahukah kamu hal itu karena papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu terpenuhi.
Ketika sudah beranjak dewasa, kamu mulai menuntut Bpak untuk dapat izin keluar malam, dan Bapak bersikap tegas dan mengatakan: Tidak boleh. Tahukah kamu bahwa papa melakukan itu untuk menjagamu, karena bagi Bapak, kamu adalah sesuatu yang sangat-sangat luar biasa berharga.
Setelah itu kamu marah pada Bapak, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu. Dan yang dating mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibuk. Tahukah kamu bahwa saat itu Bapak memejamkan mata dan menahan gejolak dalam batinnya. Sebenarnya Bapak sangat ingin mengikuti keinginanmu, tapi lagi-lagi dia harus menjagamu?
Sadarkah kamu bahwa ini karena hal yang sangat ditakuti Bapak akan segera datang? Bahwa putrid kecilnya akan segera pergi meninggalkan. Ketika kamu menjadi gadis dewasa, dan kamu harus pergi kuliah di kota lain papa harus melepasmu.
Tahukah kamu bahwa badan Bapak terasa kaku untuk memelukmu? Bpak hanya tersenyum sambil member nasihat ini-itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. Padahal papa ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat. Yang Bapak lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu sambil berkata: Jaga dirimu baik-baik ya sayang. Bapak melakukan itu semua agar kamu kuat. Kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana, papa adalah orang pertama yang berdiri dan member tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat putrid kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang. Sampai saat seorang teman lelakimu dating kerumah dan meminta izin pada papa untuk mengambilmu. Bapak akan sangat berhati-hati memberikan izin, karena Bapak tahu bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Akhirnya, saat Bapak melihatmu duduk di panggung pelaminan bersama seseorang lelaki yang dianggapnya pantas menggantikannya, Bapak pun tersenyum bahagia. Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Bapak pergi kebelakang panggung sebentar dan menangis? Bapak menangis karena Bapak sangat berbahagia, kemudian Bapak berdoa: Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik.
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik. Bahagiakanlah ia bersama suaminya. Setelah itu Bapak hanya bias menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucu, yang sesekali dating untuk menjenguk. Rambut papa telah semakin memutih dan badan serta lengan tak lagi kuat untuk menjagamu. Bapak telah menyelesaikan tugasnya.
Papa, daddy, ayah, bapak, babe, paĆe atau abah kita adalah sesosok yang harus selalu terlihat kuat. Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis. Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. Dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa ”kamu bisa” dalam segala hal.
seorang yang memiliki MIMPI dan SEMANGAT besar untuk memaksimalkan keberadaannya di dunia ini dengan sebaik-baiknya. mengajar dan juga belajar adalah hal yang saat ini sedang dilakukan,
semoga bisa menjadi Guru yang profesional, yang membawa perubahan bagi lingkungannya.
karena perubahan yang bermanfaat bagi orang lain akan kekal abadi.
Selasa, 29 April 2014
Menciptakan Keindahan dalam Rutinitas
Sekarang kita sudah berusia dan mempunyai rutinitas yang
harus kita jalani setiap hari, pagi bangun tidur sekitar jam 4, kemudian sholat
subuh, berangkat ke sekolah jam 6 mengerjakan aktifitas seorang Guru dan
administrasinya sampai jam 2. Lanjutkan dengan ngelesi, setiap hari menghadapi
rutinitas yang seperti itu, bosan Ga si? Sedikit….! Rutinitas ini kita jalani setiap hari tanpa kecuali. Kadang sempat bertanya dalam hati, mengapa tidak hidup bebas
dan menikmati apa yang bisa dinikmati? (memang duniamu sendiri..hahahha)
seorang yang memiliki MIMPI dan SEMANGAT besar untuk memaksimalkan keberadaannya di dunia ini dengan sebaik-baiknya. mengajar dan juga belajar adalah hal yang saat ini sedang dilakukan,
semoga bisa menjadi Guru yang profesional, yang membawa perubahan bagi lingkungannya.
karena perubahan yang bermanfaat bagi orang lain akan kekal abadi.
Mari menghargai apa yang kita miliki
Mari menghargai apa yang kita miliki
Jangan terlalu memandang ke depan saja, sampai lupa menjaga apa yang kita miliki sekarang ini…
Sekarang, jika kita bangun pagi dan melihat sekeliling sambil berfikir….ternyata,,,,sudah sempurna…(n_n)
Saya mempunyai keluarga yang bahagia, bisa membantu keluarga, membantu diri sendiri, membagi hadiah kepada orang, membantu orang , then ada si dia yang sentiasa menyayangi, dia senantiasa ada waktu untuk menemaniku, ( love..love ). Ada adek yang senantiasa merindukan kepulanganku, ada teman kerja yang sangat baik serta banyak membagi ilmu, ada saudara2 yang senantiasa memperhatikan dan menasihati. Ada murid-murid yang yang mewarnai cerita setiap hari. ada bisnes sendiri...
apa lagi ya?
Owh ya, and I'm a Teacher...
Haha...syukurlah, Sudah banyak yang telah ALLAH brikan? Yang penting,
hidup harus sentiasa bersyukur, Semangat, menghargai, dan happy!
Coba sekarang uraikan apa yang kalian miliki sekarang ini?
Banyak kan!!!! Selamat! Dan bersyukurlah (n_n) …dengan apa yang kita miliki sekarang ini. ... Alhamdulillah
Jangan terlalu memandang ke depan saja, sampai lupa menjaga apa yang kita miliki sekarang ini…
Sekarang, jika kita bangun pagi dan melihat sekeliling sambil berfikir….ternyata,,,,sudah sempurna…(n_n)
Saya mempunyai keluarga yang bahagia, bisa membantu keluarga, membantu diri sendiri, membagi hadiah kepada orang, membantu orang , then ada si dia yang sentiasa menyayangi, dia senantiasa ada waktu untuk menemaniku, ( love..love ). Ada adek yang senantiasa merindukan kepulanganku, ada teman kerja yang sangat baik serta banyak membagi ilmu, ada saudara2 yang senantiasa memperhatikan dan menasihati. Ada murid-murid yang yang mewarnai cerita setiap hari. ada bisnes sendiri...
apa lagi ya?
Owh ya, and I'm a Teacher...
Haha...syukurlah, Sudah banyak yang telah ALLAH brikan? Yang penting,
hidup harus sentiasa bersyukur, Semangat, menghargai, dan happy!
Coba sekarang uraikan apa yang kalian miliki sekarang ini?
Banyak kan!!!! Selamat! Dan bersyukurlah (n_n) …dengan apa yang kita miliki sekarang ini. ... Alhamdulillah
seorang yang memiliki MIMPI dan SEMANGAT besar untuk memaksimalkan keberadaannya di dunia ini dengan sebaik-baiknya. mengajar dan juga belajar adalah hal yang saat ini sedang dilakukan,
semoga bisa menjadi Guru yang profesional, yang membawa perubahan bagi lingkungannya.
karena perubahan yang bermanfaat bagi orang lain akan kekal abadi.
Langganan:
Komentar (Atom)




.jpg)

.jpg)


