Senin, 23 September 2013

Meraih Wawasan Global di negri Jiran



“Bukan Sekedar Mencetak Mahasiswa Biasa”
Gambar Pelepasan Mahasiswa PPL Internasional IKIP PGRI Semarang ke Sekolah menengah kebangsaan (SMK) Malaysia
Mahasiswa merupakan aset bangsa yang memegang peranan penting dalam keberlangsungan masa depan bangsanya. Bagaimana tiadak, keberadaanya sangat diagung-agungkan dan Keberadaannya juga merupakan cerminan dari kondisi bangsa pada saat itu, it’s okey…temen-teman bisa membandingkan sediri tiap orde. Kalau armada punya lagu mau dibawa kemana hubungan kita, begitu juga rasanya tepat untuk menggambarkan, mau dibawa kemana bangsa ini nantinya, sangat dipengaruhi oleh kondisi generasi mudanya. Oleh karena itu, sudah selayaknya sebagai generasi penerus bangsa untuk senantiasa mengasah dan membekali diri kita dengan hal – hal yang bermanfaat untuk dapat lebih mengembangkan potensi diri dengan melakukan pembekalan diri pada aktifitas nasional maupun internasional.
Mahasiswa dapat juga dikatakan sebagai garda terdepan bagi kemajuan bangsa/gerbang utama bukan pintu samping atau belakang. Ingat ya yang utama jadi harus siapakan bekal dengan baik, Nah peran itu diharuskan kalian yang katanya mahasiswa di haruskan memiliki peran strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era global. Berbagai pengembangan di segala bidang mutlak diperlukan untuk mewujudkan fungsi mahasiswa sebagai agent of change. Salah satu pengembangan strategis yang perlu dilakukan adalah pengembangan yang diarahkan pada  suatu kemahiran yang dibutuhkan bagi peningkatan mutu pembangunan bangsa dan negara. Hmmm….kalau sudah ngomongin bangsa dan Negara seperti ini rasanya jadi tidak PD, karena belum memiliki bekal yang memadai. namun konsekuensi logisnya mahasiswa memerlukan suatu ruang dan juga tantangan untuk meningkatkan peranan mereka dalam perkembangan bangsa. Sejalan dengan itu, aspek kerjasama dan komunikasi yang baik antar intelektual muda perlu ditumbuhkan dan dibudayakan, salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk mengembangkan kualitas dan mutu tenaga pendidik adalah dengan cara program pertukaran pelajar. Bagaimana nantinya akan banyak ilmu, pengalaman yang akan di ambil antar mahasiswa yang di kirimkan.
Program Kerjasama IKIP PGRI Semarang dan Universiti Teknologi Malaysia telah sampai pada bidang peningkatan kualitas pendidikan. Dengan melaksanakan program pertukaran mahasiswa diharapkan mampu memberikan manfaat dan pengalaman lebih bagi mahasiswa yang mengikuti program tersebut. IKIP PGRI Semarang sebagai Perguruan Tinggi swasta di Indonesia memiliki tagline melaju dengan mutu, dan di tahun ajaran baru akan berbenah diri menjadi Universitas Pendidikan PGRI Semarang, sangat bangaga rasanya terhadap Almamater sendiri yang memiliki kemajaun yang sangat pesat tiap tahunnya. Sebuah prioritas yang harus dilaksanakan untuk mencapai hal tersebut adalah peningkatan sumber daya manusia (mahasiswa). Pertukaran mahasiswa ini merupakan wujud dari upaya IKIP PGRI Semarang untuk menjadi perguruan tinggi swasta yang mampu bersaing. SSehingga tidak ada diskriminasi dari pemerintah antara perguruan tinggi swasta dan negeri.
IKIP PGRI Semarang mengadakan seleksi untuk mahasiswa yang akan diberangkatkan ke Universiti Teknologi Malaysia (UTM), adapun syaratnya meliputi Indeks Prestasi Kumulatif, mampu berbahasa inggris (komunikasi) yang baik, memiliki 4 kompetensi guru, memiliki keunggulan prestasi seni, kemampuan berbahasa dan pandai bergaul. Untuk itu, telah menjadi kebanggaan tersendiri bagi mahaisswa yang terpilih karena hanya ada 12 mahasiswa yang akan berangkat dari 10.000 mahasiswa di IKIP PGRI Semarang. Fasilitas yang diberikan kepada mahasiswa yang akan berangkat meliputi biaya pembuatan paspor, ticket pesawat (Pulang-Pergi), biaya tempat tinggal. Kesempatan yang  sangat berharga bagi mahasiswa yang mendapatkannya.  Ini bisa menjadi ajang bagi mahasiswa yang sangat postif, mahasiswa akan berlomba-lomba untuk mendapatkan 12 kursi tersebut,ini merupaka pendidikan yang sangat bagus karena nantinya mahasiswa akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk memenuhi persyaratan yang diajaukan. Membayangkan bisa terbang sampai di negri jiran juga awalnya tidak berani, bagi mahasiswa seperti saya. Tapi kesempatan itu akan hilang jika tidak digunakan, berbekal doa dan semangat, mencoba untuk menuliskan mimpi baru dalam catatan harian, tiapa hati komat-kamit berdoa supaya mimpi itu terwujud. Semoga kegiatan seperti ini dapat berlanjut dan bisa lebih dikembangkan lagi. Terimakasih Tuhan dan Terimakasi Almamater sudah memberikan mimpi baru.


Bahkan Bermimpipun aku tidak berani
Sampai sekarang ini aku belum yakin. Aku sudah menghabiskan 22 tahun umurku, dalam kurun waktu selama itu, banyak sesekali mimpi yang ingin kuraih, terutama selama menyelesaikan study S1 di IKIP PGRI Semarang. Aku bukan seseorang yang memiliki banyak kelebihan namun, aku bangga dengan diriku sendiri yang memiliki semangat yang begitu besar. Segala apapun aku lakukan dengan penuh rasa semangat. Untuk memotivasi diriku sendiri aku membuat 5 impian dalam hidupku selama S1, 1) ingin mengikuti pekan Ilmiah mahasiswa( PIMNAS) 2) Lulus dengan IPK 3,7 3) Ingin menjadi Juara Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) 4) Mempunyai Pekerjaan sebelum lulus S1 5) Mempunyai Pendaping hidup sebelum lulus S1. Satu persatu mimpi itu terpenuhi walaupun belum semua.
Terkadang Apa yang aku alami sekarang merupakan sebuah mimpi yang awalnya sudah aku rencanakan yang kemudian di Amini oleh Tuhan, namun apa yang aku alami sekarang sepertinya sebuah mimpi yang sama sekali belum pernah terfikirkan. Membayangkanpun  aku tidak berani, karena secara logika hal seperti itu terasa jauh untuk mencapainya. Tapi ternyata mempunyai Tuhan mempunyai rencana lain, kita memang tidak tau apa yang direncanakan Tuhan untuk hari esok. Awal semester akhir yang seharusnya digunakan mahasiswa untuk mengejar skripsweet, aku membaranikan diri untuk menambah 1 impiah , sebuah mimpi ingin pergi ke negri jiran dan berada dalam atmosfer orang-orang pilihan.( Efek stress gara2 skripsweet)
Nah…betul sekali, dengan PD aku mengatakan aku ingin mengikuti PPL internasional. It’s wow…internasional berarti aku akan mengajar di luar negri. Berbagai fikiran menyelimutiku, seakan penuh Tanya, bagaimana nanti disana? Apakah aku bisa? Berbagai pertanyaan seperti itu menyelimutiku setiap malam…hai sadar jangan bermimpi dulu, seleksi aja belum. Sesuatu yang besar menguah paradigma fikiranku yang awalnya dihantui ketakutan untuk bermimpi terlalu tinggi. Hmmm… Jika aku berfikir seperti ini terus aku tidak akan bisa mewujudkan mimpi itu. Aku punya mimpi dan aku harus bisa mewujudkannya” itulah sugesti yang aku tanamkan dalam diriku. Dan karena kekuatan sugesti itulah, aku dapat memaknai sesuatu hal dengan pola yang lebih luas. Ketika aku merasa mimpi ini terlalu besar, aku selalu percara orang-orang sukses diluar sana memiliki mimpi yang jauh  lebih besar dariku. ayolah beranikan diri untuk bermimpi. Gratis lo bermimpi itu....dapatkan mimpi secara percuma kapanpun kau mau.



Berhasil…..!!!!!Horree...

Yah..., dengan keras mengatakan berhasil…seorang mahasiswa yang  bernama sukarmi berhasil mengikuti seleksi dan dapat mewakili jurusannya untuk ppl internasional. Hmmm jangan salah ya, namanya memang sukarmi, jawa banget bukan, itu nama warisan dari neneknya dan tidak boleh diganggu gugat, disyukuri saja semoga orangnya bisa bermanfaat bagi Nusa dan bangsa tentunya negara Indonesia tercinta (lebay dikit..), bayangkan untuk pertama kali sukarmi atau lebih akrapnya dipanggil mimi  akan mengikuti suatu kegiatan yang dapat dibilang Go Internasional. Semua pembekalan diberikan sebelum pemberangkatan ke Negri jiran, 12 mahasiswa yang lolos seleksi dari jurusan Pendidikan Biologi, Pendidikan Metematika, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Fisika diberikan Pembekalan terlebih dahulu di ataranya, Pembekalan Kepribadian, bahwa 12 orang mahasiswa yang akan mewakili almamater dan Negara Indonesia juga nantinya di lakukan tes kebribadian, kemudian pembekalan Bahasa Inggris serta menyiapkan latihan beberapa seni untuk pentas lintas budaya yag akan digelar nantinya.  
Sangat senang rasanya bisa bergabung dengan 12 orang dari berbagai jurusan, aku menemukan semangat yang luar biasa dari masing-masing  teman-teman yang mewakili jurusan masing-masing. Disiplin, tanggung jawab, kerja keras, dan pastinya semangat, yang tidak diragukan lagi pasti mereka miliki. Kembali lagi pada namanya PPL internasional, tentunya bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris. Rasanya dalam hati ingin bilang aku pasti bisa, namun perasaan apakah munkin aku bisa lebih mendominasi jadinya galau de…anak muda banget,hmm memang masih muda dan suka berbunga-bunga hatinya(Awww..). Kenapa bisa sampai galau dan gundah gulana seperti itu, karena kemampuan bahasa inggrisnya yang masih bisa dibilang Gado-gado. Bukan karmi namanya kalau tidak berani mencoba, mencoba untuk belajar lagi dan meruntuhkan perasaan tidak bisa sehingga mimpi itu tidak ada yang menghalangi, tiap malam komat-kamit menambah kosakata, tentunya yang berhubungan materi biologi. Semua sudah di depan mata, yang ada sekarang hanyalah tekat dan semangat, bahwa aku bisa mewakili dan aku akan membawa nama baik almamater dan bisa memegang amanah yang diberikan. Smangat..smangat..smangat..kawan tidak ada yang mudah tetapi tidak ada yang tidak mungkin.Serius...Percaya dan yakinlah.
Sangat besar harapan saya dalam kegiatan ini terutama untuk memperolag ilmu dan pengalaman baru. Semoga ini menjadi awalan untuk saya mampu hadir di kegiatan ataupun forum-forum lain diluar sana. Melihat dunia yang Allah ciptakan dengan nyata. Saya ingin belajar banyak disana, memiliki word capacity and grassroots understanding,…bahu membahu membangun dunia yang lebih baik. merem-merem...AMIN.




Bermimpi di atas awan
Sekian lama menunggu untuk pemberangkatkan, dengan proses penantian yang diisi dengan berbagai pembekalan, dan latihan pentas budaya, akhirnya 12 mahasiswa yang terpilih diberangkatkan, Dengan berbekal doa dan semangat serta persiapan yang matang, para exsekutif muda siap belajar dan mengajar di negri jiran.InsyaALLAH...Semoga Tuhan memberikan kemudahan dalam tiap langkah kita.
Seperti bermimpi diatas awan rasanya, dan ternyata ini bukan lagi mimpi. Saya benar-benar berada diatas awan menggunakan pesawat terbang. Olalala…dengan tampilan seperti exsekutif muda kami berduabelas menikmati perjalanan menuju ke negri jiran tersebut. Berbagai Exspresi terpancar ari 12 orang tersebut,Hmmm... Tidak terlalu takut rasanya karena ini adalah kali kedua aku berada diatas awan menggunakan pesawat, namun selau berdoa dalam hati, semoga Allah memberikan kelancaran dalam perjalanan hingga kami ber 12 dapat sampai di tempat tujuan dengan selamat. Tidak sabar rasanya untuk segera sampai di negri jiran tersebut, setelah menunggu sekitar 1jam lebih, akhirnya pemandangan yang ada dibalik jendela pesawat tidak lagi awan tebal tetapi melihat dari dalam jendela kearah luar terlihat hamparan perkebunan hijau yang sangat luas, Subhanallah rasa syukur yang amat dalam selalu terucap hingga hamba dapat melihat semua ini. ternyata itu adalah hamparan perkebunan kelapa sawit dan itu menandakan pesawat sudah memasuki kawasan Malaysia. Hati ini seakan berkata , inikah impi itu, dan sekarang aku bisa langsung melihat dan merasakan secara langsung. Bersyukur dan puji Tuhan sudah memberikan kesempatan seperti ini. Terimakasih juga senantiasa terucap kepada Ayah dan Ibu yang senantiasa memotivasi setiap aktifitas yang saya laukukan.
Tepat pukul 12.15 waktu Malaysia kamipun sampai dibandara kuala lumpur dengan selamat, Alhamdulilah...! setelah melalui beberapa pemeriksaan dan mengambil barang-barang bawaan. Kami keluar bandara dan di luar bandara teman-teman dari UTM sudah menunggu dan memberikan ucapan selamat datang dengan membawa papan besar yang bertuliskan selamat datang teman-teman dari semarang. rasa senang dan terharu rasanya tidak bisa terbendug hingga berbuih pada tetesan air mata bahagia, serasa bertemu dengan saudara yang sudah lama tidak bertemu kamipun saling berpelukan melepas kangen. Padahal kami baru kenal teman-teman dari UTM  1 bulan yang lalu karena mereka juga dikirim untuk praktik mengajar di Indonesia, dan kami bertugas untuk mendampingi mereka selama di Indonesia. 1bulan rasanya cukup untuk membentuk rasa kekeluargaan diantara kami, mereka sangat ramah dan baik hati.
 Genersi muda antar bangasa yang saling bertukar ilmu, tentang dan bagaimana mencerdaskan anak bangsanya masing-masing. Ini yang kami benar-benar rasakan berbeda, mulai dari kebersihanya, kemudian orang disana sangat tepat waktu dalam hal apapun. kemudian sepertinya di sini juga jarang ditemukan orang yang bersantai, semua orang melakuakan aktifitas masing-masing dengan giat. contoh kecil saja, seperti kebiasaan mereka berjalan cepat. Kamipun mencoba mengikuti kebiasaan mereka untuk berjalan cepat, kami segera bergegas menuju bus yang sudah menunggu untuk menuju UTM yang berada dijohor. Perjalanan tidak lagi di atas awan, perjalanan panjang kami lewati mengguanakan bis, dengan pemandangan pohon sawit sepanjang jalan.  Perjalanan dari KL ke johor cukup jauh, hampir 8jam kami lewati dalam bis.



Cikgu Mimi bersama 3 ednis dalam 1 Malaysia
Dari kiri, NitNot, MiMi, Cikgu Azman, Dekan Fak. Pend. UTM, Edi Galau, SaEVAN

Setelah dilakukan prosesi upacara penerimaan dari kampus UTM, langsung 12 mahasiswa di tempatkan di 3 sekolah yang berbeda di negri johor, kebetulan saya sendiri, NitnOT, eDI gALau, Sevan Sidik, serta 1 teman kami dari UTM Najiha SaIMI yang mendampingi kami untuk melakukan pratikum di SMK Bandar Putra. 
it's okey...aku akan mengajar di SMK tetepi disini bukan sekolah kejuruan seperti di indonesia melainkan sekolah Kebangsaan, di Malaysia tidak ada SMP/SMA melainkan SMK yang di dalamnya mencakup tingkatan setera dengan SMP/SMA.
Mencoba saya ceritakan tentang Sekolah yang saya gunakan untuk pratik mengajar. SMK Bandar Putra, kulaijaya merupakan sekolah kluser kecermelangan, sekolah yang mendapatkan nama kluser kecermelangan merupakan masuk sekolah terbaik di Negri Johor Malaysia. Dalam seleksi penerimaan peserta didik barudilakukan dengan sangat selektif melalui berbagai tes/ujian dengan subjek tertentu. Pertama kali tau akan di tempatkan di SMKBK rasanya sedikit senang dan bayak takutnya. Berbagai kekwatiran yang memenuhi otak saya. Apakah nanti saya bisa menyesuaikan dalam artian mengajar mereka dengan baik/tidak. Berbagai prasangka yang cederung negative memenuhi fikiran saya. Hari pertama berkunjung kesekolah, mata ini sekan takjuk melihat kemegahan dan keindahan SMKBK. Bagaimana tidak takjub sekolahannya sangat besar dan bangunannya sangat luas, bahkan mungkin kalau di Indonesia ini seperti bangunan unyversitas. Untuk hari pertama kami di berikan sambutan yang sangat hangat dan ramah sekali baik dari cikgu/Guru maupun pengetua sekolah.
SMK Bandar putra yang Kulaijaya terletak kira-kira 30 km dari Johor Bahru dan 4 km dari daerah Kulaijaya, dengan siswa tingkatan 1 yang terbagi 9 kelas; untuk tingkatan form2 ada 7 kelas ; untuk tingkatan 3 ada 7 kelas ; untuk tingkatan 4 ada 6kelas dan tingkatan 5 ada 4 kelas. Kelas yang dipakai masing masing berukuran 5 x 8m. 7,5 x 7,5m. Sekolah ini terbagi beberapa gedung yang saling berhubungan. Gedung – gedung ini terbagi atas beberapa blok, Blok A terdiri atas bilik Guru dan ruang pejabat, blok B terdiri atas ruang amphiteater dan tempat pentas terbuka, blok C terdiri atas koperasi dan ruang kelas untuk tingkatan 3, Blog D terdiri atas ruang kelas untuk tingkatan 5 dan ruang serba guna, Blog E terdiri atas bilik sejarah, bilik geogravi, bilik music, bilik seni serta ruang kelas untuk tingkatan 1 dan 4, Blog F terdiri atas 2 laboratorium fisika dan laboratorium biologi, Blog G terdiri atas ruang computer, bilik masak, bilik logam dan kayu, bilik bengkel manipulative, bilik jahit serta bilik elektronik. Fasilitas ruang kelas dan ruang praktik terdapat sendiri-sendiri sehingga siswa dan Guru dapat melakukan aktifitas belajar mengajar dengana nyaman, di samping fasilitas diatas SMKBK juga di lengkapai dengan Surau atau masjid yang cukup besar yang dapat digunakan siswa yang muslim untuk menunaikan ibadah.
Disini yang sangat menarik perhatian saya adalah pada fasilitas sekolah dan pelayanan yang diberikan. SMK Bandar putra sangat memperhatikan tingkat kenyamanan baik siswa maupun Guru yang ada di sana, ini dapat di lihat pada kantin sekolah yang disediakan sangat besar dan lengkap, ada tempat makan untuk siswa sendiri dan juga tempat makan untuk Guru sendiri, serta fasilitas pelayanan yang diberikan sangat baik. Dalam halaman sekolahpun terdapat tempat parker Guru yang sangat luas. Di samping fasilitas tersebut diatas pada sekolah SMKBK juga di lengkapi dengan 4 orang satpan yang selalu siapa berjaga di pintu gerbang untuk mengawasi pulang-pergi siswa dari sekolah.
Okey, berbicara tentang lingkungan sekolah, SMKBK ini berbatasan dengan perumahan Bandar putra, sisi kanan terdapat asrama putra dan sisi kiri putri. Bagian depan berbatasan dengan jalan raya. Setiap gedung dilengkapi dengan toilet putra-putri, baik untuk guru karyawan maupun murid, dengan petugas cleaning servis.  Akses untuk ke sekolah ini sangat mudah karena bagian depan sekolah langsung dengan jalan. jarak dari jalan raya cukup jauh dan sisi samping dan belakang hanya gang kampung yang bukan menjadi jalan kendaraan utama, sehingga tingkat kebisingannya nyaris tidak ada. Dalam sekolah tersebut juga tidak ada kebisingan sama sekali karena siswa-siswa yang ada di sana sangat disiplin.


SMK Bandar Putra  dilengkapi dengan banyak ruang sesuai dengan fungsinya. Pada ruangan-ruangan tertentu seperti makmal dan ruang media dilengkapi dengan LCD proyektor namun pada ruang kelas hanya menggunakan papan tulis biasa. Pada setiap gedung dilengkapi dengan tandas atau toilet , tempat cuci tangan dan mengambil air minum. Kantin sekolah tersedia dan sangat luas. pada kantin sekolah di bedakan antara tempat makan murid dan Guru, jadi masing-masing Guru yang istirahat mendapatkan pelayanan khusus untuk  makan. Pada SMK Bandar Putra ini juga terdapat Asrama putra, Asrama Putri dan juga Asrama Guru untuk biaya asrama disana sangat murah sekali hanya RM 1 atau Rp.3000,00 per harinya sekaligus makan. Siswa yang berada disekolah tidak diperbolehkan membawa HP sehingga di beberapa tempat sekolah ada telefon umum yang digunakan para siswa untuk berkomunikasi dengan orang tua ketika ada suatu kepentingan. Sarana lain yang ada disana adalah area parker yang cukup luas, disana semua Guru membawa mobil dan 1 sekolah hanya 7 siswa yang membawa sepeda motor selain itu semuanya diantar orang tua menggunakan mobil pribadi. Sarana lain untuk akses internet hanya ditempat-tempat khusus saja, di sediakan computer. Best kan…

Pelaksanaan  Praktik mengajar di SMK Bandar Putra berlangsung selama 1 bulan, sejak terhitung tanggal 13 april 2013. Dalam pelaksanaan praktik mengajar, Praktikan melakukan kegiatan observasi dan orientasi sekolah yang berkaitan dengan kondisi fisik sekolah, struktur sekolah, organisasi sekolah, organisasi kesiswaan, kegiatan ekstrakurikuler, serta sarana dan prasarana yang tersedia.
Selama praktik mengajar pratikan mendapatkan kesempatan mengajar beberapa kali, Setelah mendapatkan guru pembimbing, saya mendapatkan jadwal mengajar beberapa kelas, diantaranya (form 4 F, form 4 E dan form 4 G). Tiga hari pertama, praktis saya gunakan untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, sedangkan hari berikutnya aku sudah diberi kesempatan untuk mengajar biologi di beberapa kelas serta langsung di observasi oleh Guru pembimbing karena keterbatasan waktu yang ada para siswa akan melaksanaan pemerisaan/ujian.

Siswa-siswi merasa senang dan interested ketika saya mengajar Biologi dalam kelas, karena logat dan gaya mengajar yang mereka anggap berbeda dan mereka anggap unik/menghibur, materi aku sampaikan menggunakan tiga bahasa, bahasa melayu, bahasa inggris, dan bahasa Indonesia. Dalam hal ini kendala yang dialami mahasiswa praktikan adalah penggunaan bahasa terutama bahasa inggris karena siswa dalam kelas memiliki kemampuan bahasa inggris yang tinggi sedangkan mahasiswa pratikan bahasa ingrisnya masih gado-gado/rendah. Ini menjadi pembelajaran dan motivasi bagi mahasiswa pratikan sendiri untuk lebih memperdalam lagi belajar bahasa inggris yang benar.
Masih dalam  penggunaan bahasa yang menjadi kendala adalah pada saat diadakan diskusi siswa cendurung menggunakan bahasa mereka sendiri-sendiri untuk berkomunikasi dengan temannya, ada yang menggunakan bahasa thamil/india, ada yang menggunakan bahasa china, ada yang menggunakan bahasa melayu, karena ada yang kebetulan 1 kelompok diskusi berasal dari 1 ethnis yang sama sehingga pratikan tidak dapat melakukan penilaian pada saat diskusi berlangsung namun masalah tersebut dapat terselesaikan dengan cara pratikan mengadakan penilaian pada lembar jawab siswa dan pada saat presentasi. Pada saat Pelaksanaan praktik mengajar terjadi tiga kali penilaian , dua kali oleh Guru pamong Cikgu Vionnie sia jack dan 1 kali oleh dosen pembimbing dari UTM.
Selama praktikan melaksanakan tugas di SMK Bandar Putra , praktikan mata pelajaran Biologi dibimbing oleh cikgu PN. Vionnie sia jack sebagai guru pamong. Dengan pengalamannya sebagai guru Biologi selama puluhan tahun, pastinya beliau tidak diragukan lagi dalam melakukan proses pembelajaran. Materi yang disampaikan sesuai dengan kompetensi yang ada dan disampaikan full menggunakan bahasa inggris. Namun gaya mengajar beliau cenderung menggunakan ceramah tanpa ada variasi model maupun media pembelajaran.
Selain PN. Vionnie sia jack, praktikan juga didampingi cikgu ali sebagai dosen pembimbing lapangan selama praktikan melaksanakan kegiatan Praktik mengajar di SMK Bandar Putra. Dengan jenjang pendidikan yang tinggi beliau menjadi pembimbing yang sangat berkualitas. Hanya dalam ketersediaan waktu yang menjadikan proses bimbingan praktikan sedikit terganggu.
SMK Bandar Putra, memiliki sarana dan prasarana yang menunjang pembelajaran dengan baik. Semua sarana maupun prasarana bisa digunakan dengan baik. Setiap kelas di lengkapi dengan fasilitas yang cukup dan sangat baik, sehingga tidak ada kendala dalam kegiatan belajar mengajar. Untuk ketersediaan sarana dan prasarana tidak di temui masalah yang berarti dalam SMK Bandar putra, semua fasilitas  baik kualitas maupun dari segi kuantitas tersedia dengan baik.

Kualitas proses pembelajaran Biologi yang praktikan lakukan masih perlu ditingkatkan. Pengalaman mempengaruhi kualitas praktikan. Meskipun praktikan berusaha menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, terkadang materi yang disampaikan tidak sesuai dengan tujuan awal pembelajaran. Terutama adalah kelemahan mahasiswa pratikan dalam penggunaan bahasa. Mahasiswa pratikan harus lebih banyak lagi belajar bahasa inggris untuk memudahkan komunikasi terutama dengan 3 etnis yang ada di sana. 
  Persiapan materi juga harus lebih dipersiapkan sebelum di lakukan pembelajaran karena siswa-siswa yang ada di SMK Bandar Purtra mempunyai kwalitas yang sangat bagus dalam konsep materi serta siswa juga sangat hiperaktif dalam bertanya jika ada kesempatan jadi

ini pengalaman Hubungan social dengan warga SMK Bandar Putra, Warga sekolah SMK Bandar Putra tidak hanya siswa saja , hubungan antara Guru dengan siswa dapat berjalan dengan baik pada saat proses belajar mengajar, disamping itu juga mahasiswa pratikan selama waktu 1 bulan ini digunakan untuk mencari ilmu dengan semua warga sekolah. SMK Bandar Putra yang diketuai oleh En. Azman bin Adnan sangat memberikan sambutan yang sangat baik terhadapa mahasiswa pratikan, setiap waktu luang dan bapak pengetuan ada kami selalu menyempetkan diri untuk bertemu dengan beliau untuk bertanya seputar SMK Bandar Putra, bapak pengetua sangat ramah dan baik hati, kamipun sempat diajak makan secara percuma/gratis di sebuah restoran bersama petinggi-petingi yang lain, setelah itu kamipun diajak untuk keliling kawasan sekitar bandar putra langsung dengan pak pengetua. Disamping bapak pengetua seluruh Guru-guru yang ada disanapun sangat ramah dan baik hati  setiap kali bertemu dengan mahasiswa pratikan langsung tersenyum dan menanyakan kabar, mereka memperlakaukan mahasiswa pratikan sama dengan Cikgu-cikgu lain.
Kami juga sering melakukan interaksi terutama denga penjaga kantin, karena setiap hari hampit 2 atau 3 kali kami kekantin, semua penjaga kantin sangat ramah dan memberikan pelayanan yang sangat baik kepada mahasiswa pratikan. Selara keselurauhan seluruh warga sekolah SMK bandar Putra menerima dengan sangat baik bahkan sangat mengalu-alukan kedatangan kami lagi kesana.


*anda akan menemukan ribuan mahasiswa yang berbeda pendapat dan cara berfikir dengan anda. Menemukan cara hidup, tujuan hidup yang berbeda. Menemukan kepribadian, dan kelas sosial yang berbeda. Belajarlah banyak hal dari perbedaan tersebut*
Hidup ibarat menaiki sepeda, agar tidak terjatuh dari sepeda dan menjaga keseimbangan, kita harus terus bergerak, dan mengayuhkan kaki.
 







Tidak ada komentar: