Pembangunan daerah tertinggal merupakan upaya terencana untuk mengubah suatu
daerah yang dihuni oleh komunitas dengan berbagai permasalahan sosial ekonomi
dan keterbatasan fisik, menjadi daerah yang maju dengan komonitas yang kualitas
hidupnya sama dan tdk jauh tertinggal dibandingkan dengan daerah lainnya yang ada
di Indonesia. Pembangunan daerah tertinggal tidak hanya meliputi aspek ekonomi,
juga aspek sosial, budaya, dan keamanan (bahkan menyangkut hubungan antara
daerah tertinggal dengan daerah maju). Di samping itu kesejahteraan kelompok
masyarakat yang hidup di daerah tertinggal memerlukan perhatian dan
keberpihakan yang besar dari pemerintah.
Pembangunan infrastruktur di pedesaaan sangatlah jauh dari pada yang diharapkan
untuk bisa menaikkan taraf hidup masyarakat desa dan menaikkan perekonomian di
pedesaan. Padahal pembangunan infastruktur sangat mendukung untuk menunjang
kemajuan suatu daerah. Selain masalah infrastruktur yang tak kalah penting
untuk diutamakan adalah masalah sumber daya manusia (SDM). Sumber daya manusia
merupakan aset yang sangat berharga dan sangat vital bagi setiap bangsa. Salah
satu syarat tuk menjadikan SDM berkualitas adlah masyarakat mendapatkan
Pendidikan n Pelatihan untuk memperoleh keterampilan dan keahlian demi
terciptanya kemajuan daerah tertinggal.
Pendidikan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat di
pedesaan adalah suatu yang sangat mahal, kalimat ini tentu tidak salah.
Realitanya memang seperti itu, pendidikan di Indonesia cukup Mahal. Meski saat
ini sudah ada program Sekolah Gratis, namun hal itu tetap saja tidak menjadikan
Sekolah itu benar-benar tidak membayar. Sekolah gratis yang ada saat ini hanya
sampai jenjang SMP/SLTP atau yang sederajat. Di sisi lain motivasi dan minat
belajar yang kurang terhadap anak usia sekolah di pedesaan yang menjadi
permasalahan untuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih baik lagi
Karena, selain biaya sekolah yang sudah cukup mahal ditambah lagi motivasi
belajar yang kurang bahkan sudah tidak ada lagi sehingga anak usia sekolah
dipedesaan lebih memilih untuk tidak bersekolah lagi.
Berdasarkan permasalahan di atas, ini tentu bukan hanya tanggung jawab
pemerintah melainkan juga mahasiswa. Mahasiswa memiliki potensi, peranan dan
energi yang besar untuk dibentuk serta dikembangkan untuk melakukan action
terhadap permasalahan ini. Pengembangan diarahkan pada suatu keterampilan yang
dibutuhkan bagi peningkatan mutu pembangunan bangsa dan negara.
Mahasiswa seharusnya tidak hanya berfikiran sebatas hanya untuk mendapatkn
pekerjaan semata, sebatas memenuhi keegoisan diri semata, tapi juga harus bisa
berfikir bagaimana bisa memberi perubahan dan peduli dengan sekitar.
Mahasiswa merupakan harapan besar masyarakan, yang di harapkan nantinya dapat memberi
perubahan dalam istilah jawa sering di unggul - unggulkan Bali Desa Mbangun Desa.
<><<>>??.....
Pembangunan infrastruktur di pedesaaan sangatlah jauh dari pada yang diharapkan untuk bisa menaikkan taraf hidup masyarakat desa dan menaikkan perekonomian di pedesaan. Padahal pembangunan infastruktur sangat mendukung untuk menunjang kemajuan suatu daerah. Selain masalah infrastruktur yang tak kalah penting untuk diutamakan adalah masalah sumber daya manusia (SDM). Sumber daya manusia merupakan aset yang sangat berharga dan sangat vital bagi setiap bangsa. Salah satu syarat tuk menjadikan SDM berkualitas adlah masyarakat mendapatkan Pendidikan n Pelatihan untuk memperoleh keterampilan dan keahlian demi terciptanya kemajuan daerah tertinggal.
Pendidikan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat di pedesaan adalah suatu yang sangat mahal, kalimat ini tentu tidak salah. Realitanya memang seperti itu, pendidikan di Indonesia cukup Mahal. Meski saat ini sudah ada program Sekolah Gratis, namun hal itu tetap saja tidak menjadikan Sekolah itu benar-benar tidak membayar. Sekolah gratis yang ada saat ini hanya sampai jenjang SMP/SLTP atau yang sederajat. Di sisi lain motivasi dan minat belajar yang kurang terhadap anak usia sekolah di pedesaan yang menjadi permasalahan untuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih baik lagi Karena, selain biaya sekolah yang sudah cukup mahal ditambah lagi motivasi belajar yang kurang bahkan sudah tidak ada lagi sehingga anak usia sekolah dipedesaan lebih memilih untuk tidak bersekolah lagi.
Berdasarkan permasalahan di atas, ini tentu bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan juga mahasiswa. Mahasiswa memiliki potensi, peranan dan energi yang besar untuk dibentuk serta dikembangkan untuk melakukan action terhadap permasalahan ini. Pengembangan diarahkan pada suatu keterampilan yang dibutuhkan bagi peningkatan mutu pembangunan bangsa dan negara.
Mahasiswa seharusnya tidak hanya berfikiran sebatas hanya untuk mendapatkn pekerjaan semata, sebatas memenuhi keegoisan diri semata, tapi juga harus bisa berfikir bagaimana bisa memberi perubahan dan peduli dengan sekitar.
Mahasiswa merupakan harapan besar masyarakan, yang di harapkan nantinya dapat memberi perubahan dalam istilah jawa sering di unggul - unggulkan Bali Desa Mbangun Desa.
<><<>>??.....



Tidak ada komentar:
Posting Komentar