CINDERELLA, ceritanya sangat mendunia, dengan sepatu kacanya, tapi
apakah ketika Cinderella melarikan diri dan yang tertinggal hanyalah sebelah
sandal jepitnya, akankah pangeran tetap akan mencarinya??? Bila ternyata itu
bukan sebelah sepatu kaca apa pangeran tetap akan penasaran lalu jatuh
cinta padanya?
Dan bila saja pria itu bukanlah seorang pangeran yang tampan dan
kaya raya, apakah Cinderella akan tetap naksir padanya? Tetap nekat
datang kepesta itu, dengan gaun yang indah walaupun hanya dengan sihir
semata?Rela menjalani sebuah kebohongan, hanya demi membuat sang pangeran
terkesan?serius apa masih mau seperti itu…?
Cinderrella yang malang, kasian dy selalu dimarahi sam ibu tirinya
dan di perlalukan dengan tidak adil, seperti itukan ceritanya, pokoknya
cinderita itu menderita sekali!
Tunggu, apakah Cinderella benar-benar malang?bila iya, ada
berjjuta Cinderella yang lebih malang di duniia ini. Dia baru yatim piatu, dia
baru punya ibu tiri yang jahat. Dia belum termasuk manusia yang mesti
menahan lapar, terlunta-lunta hidup dijalanan sendirian. Atau seseoranng
yang kehilangan kedua kakinya karena lahir di Negara peperangan. Coba lihat
mereka yang hidupnya di kolong jembatan, menahan sakit, panas, dingin, terkadang
harus kelaparan seharian karena tidak ada yang mau memberikan sedekah. Seorang
dengan baju lusut tanpa alas kaki yang setiap hari bertempur dengan teriknya
matahharin dan mengadu nasip di jalan raya seorang diri, bayangkan! Apa
lagi Cinderella yang masih punya ibu peri yang siap menolongnya denngan tongkat
ajaib. Aku rasa, dia perempuan yang jauh dari garis kemalangan. Toh, bukankah
ceritanya berahir denngan begiotu “beruntung”?
Ah, kamu terlalu serius mi, itu hanya sebuah dongeng…._-_
Tapi tidakkah kamu berfikir , beberapa dongen jika dipikirkan
dengan baik-baik akan terasa menyakitkan>>>>”kurang kerjaan mikirin
dongeng…
Karena, kenyataannya mereka hanya menjual kejahatan hati dan
kebaikan hati yang tertindas, heran saya kenapa yang tertindas itu selalu
memiliki fisik yang lebih baik. selalu,itulah bagian nyebelinnya.
bagaimana bila si baik hati snow white berfisik biasa saja.
Apa masih ada pangeran berkuda putih yang mau rela, ngebelain jauh-jauh dattang
untuk meu mencium bibirnya agar ia bangun dari tidur panjangnya?Ngooook!
Banyak anak kecil yang lahir di jaman Cinderella, sbow white,
putri duyung dll. Sejak kecil denngan mata binar-binar menatap gambar-gambar
cantik dibuku dongeng itu.
Pokoknya aku mau cantik kayak Cinderella biar nanti dapat pangeran
yang cakep n kaya raya!teriak anak-anak zaman sekaranng.
Cantik itu princess!!
Ganteng itu ya pangeran!!!
Pfft bet ya?hahahha
***
`beberapa cinta yang bernilai rendah lahir dari kebaikan fisik
yang berhasil di tatapnya, kemudian mereka bilang aku jatuh cinta padanya,
karena dia tampan dan baik hati.”
Ya, kamu jatuh cinta padanya pertama kali karena dia tampan, lalu
apa yang dia lakukan akan selalu baik dimatamu.pfft.
Kalau saja dia tidak tampan, apa kamu masih memberi hatimu
kesempatan secepat itu untuk kemudian memutuskan jatuh cinta padanya?
Lalu kalau saya hanya Cinderella yang bernasib malang dan
bersandal jepit swallow lusuh apa kamu masih bisa jatuh cinta pada saya sejak
pertama kali kita berteemu?
Saya memang Cinderella bersandal jepit, tanpa harus disulap cantik
terlebih dahulu tetapi saya tetap bisa memanggil saya Cinderella. Saya tetap
perempuan yang pantas diperjuangkan dan dicintai dengan baik oleh seorang pria
yang baik-baik, walaupun saya hanya berjalan dengan sandal jepit.
Baukankah cinta tidak pernah mengkotak-kotakkan nasip seseorang,
dari mana dia berasal atau seperti apa bentuk fisiknya?
Kumohon, sudahi cara menilai cinta yang rendah semacam itu.
Berhenti menjual mimpi-mimpi kosongan seperti bakso dan tak berperasaan. Saya
tidak munafik, sayapun punya standar pria yang saya sukai, tapi saya tidak
pernah mencintai pria karena hal-hal yang akan hilang termakan usia.
Bukankan yang terpenting bukan als kaki atau denngan apa kita
pergi, bukankah yang terpenting adalah kemana tujuan kita pergi dan dengan
siapa?
Walaupun kita naik mobil teroris tapi bila menuju hal yang tidak
membahagiakan saya dan bukan dengan orang yang mencintai saya, tentu saya tidak
akan pernah mau melakukan perjalanan bersamamu.
Lebih bbaik pergi jalan kaki saja, tetapi kita tau akan sama-sama
bahagia ketika sampai tujuan bukan?krik..krik..krik..
Tapi jangan lupa, bahwa kamupun harus bisa mengkualitaskan dirimu
bila ingin di cintai dengan berkualitas oleh seseorang yang
berkualitas.OK.
“Layak-kaan” lah dirimu. Kenalilah pa
yang yang kurang dan buatlah dirimu menjadi pantas untuk dicintai. Bukannya
lantas berpangku tangaan, menunggu pangeran jatuh dari langit gto aja sambil
bergalau-galau ria.ayolah come
on , hidupmu bukan berisi hal
yang biasa-biasa saja. Hidupmu jauh lebih bernilai nak…#hahaha…iya
nyak….yasudahlah,iyain aja biar cepet.
Percayalah jodohmu adalah seseorang yang mampu membuat dirimu
menjadi pribadi yang jauh lebih baik, tidak hatus yang terbaik dalam versimu.ok
Tapi jelas pasangan yang terbaik versi Tuhan Ya…
Semoga tidak terjebak dalam indahnya cinta riang gembira,
sya..la…la..la..la…ye..ye…ye
berhari-hari menatap seseorang yang kamu cintai tengah diam, tidak hanya membuat kepalamu terasa mau pecah, tetapi juga hatimu berserakan kemana-mana.


2 komentar:
Hemmm... menarik sekali artikelnya
Mengandung pesan yang begitu mendasar, semoga kita bisa menjadi pangeran dan putri lebih karena ketampanan dan kecantikan akhlaknya, aamiin...
Posting Komentar